Webinar series kembali diselenggarakan oleh eCampuz pada Jumat, 22 Januari 2021. Pada series ke-14 ini, eCampuz mengangkat topik mengenai ‘Peluang dan Tantangan Profesi Penilai di Indonesia’, yang dilakukan via Zoom dan disediakan pula dalam akun YouTube eCampuz Official.

Pada kesempatan kali ini, materi mengenai profesi penilai disampaikan oleh Ibu Anisa Nurpita, S.E., M.Ec.Dev. Beliau merupakan kaprodi manajemen dan seorang penilai properti dari Universitas Gajah Mada (UGM), Yogyakarta. Untuk pembahasan lebih lanjut, mari simak sampai habis! 

Materi Pembuka

Pada pembukaan materi webinar series 14, Ibu Anisa memberikan pengertian mengenai properti serta profesi-profesi keuangan yang ada di Indonesia. Profesi penilai publik sendiri menerapkan standarisasi dari KEPI dan juga SPI.

Profesi penilai sendiri masih cukup langka dan kurang dilirik oleh masyarakat, padahal profesi ini memiliki jenjang dan peluang karir yang menjanjikan. Beberapa diantaranya yaitu: penilai internal yang dapat bekerja di bank, penilai properti yang bertugas dalam menilai harga sebuah properti, dan lainnya.

Apa Itu Penilai?

Penilai merupakan seseorang yang memiliki kemampuan, pengalaman, dan terkualifikasi dalam praktek penilaian agar dapat memberikan suatu nilai ekonomis sesuai dengan bidangnya. Penilai sendiri dikategorikan dalam tiga jenis, yaitu tenaga penilai, penilai bersertifikat, dan penilai publik.

Profesi penilai sendiri akan melakukan penilaian, yaitu proses dalam memberikan pendapat terkait nilai ekonomi dalam bidang tertentu pada saat dibutuhkan. Penilaian memiliki beberapa tujuan, diantaranya adalah:

  1. Untuk kepentingan asuransi dan jual beli
  2. Untuk kepentingan sebuah transaksi, baik internal, khusus, ataupun strategis
  3. Untuk kepentingan standar akuntansi dalam keuangan dan lain sebagainya

Peluang Penilai

Profesi penilai ini telah memiliki asosiasi yang bernama MAPPI atau Masyarakat Profesi Penilai Indonesia. Profesi ini memiliki cukup banyak peluang kerja dalam bidang perekonomian, seperti:

  • Penilai Aset Pemerintah untuk Kepentingan Pemerintah

Pengelolaan aset pemerintah sendiri telah diatur dalam PP 27 tahun 2014, serta Permendagri 19 tahun 2016. Kegiatan penilaian aset properti yang dimiliki oleh suatu daerah memiliki beberapa tujuan, seperti:

  1. Mengetahui nilai pasar dalam upaya memperoleh pinjaman.
  2. Menyusun neraca.
  3. Untuk mengetahui nilai dari suatu aset.
  4. Untuk dasar dari pengenaan PBB dan BPHTB, dan lain sebagainya.

Profesi penilai juga dibutuhkan dalam pengadaan tanah demi kepentingan sebuah instansi, seperti lembaga negara, pemerintah provinsi, pemerintah kota atau kabupaten, kementerian dan lembaga pemerintahan yang non-kementerian, serta badan hukum atau usaha milik negara.

  • Penilai Aset Pemerintah untuk Kepentingan Publik

Beberapa penilaian aset pemerintah bagi kepentingan publik diantaranya yaitu:

  1. Menetapkan harga sewa.
  2. Menentukan nilai pajak.
  3. Mengetahui dan menetapkan harga jual beli.
  4. Menentukan nilai saham, dan lain sebagainya.

Pedoman terhadap imbalan atau gaji dari seorang penilai sendiri telah diatur dalam FKJPP MAPPI tahun 2017. Gaji dasar yang ditetapkan ditentukan dari skala gaji rata-rata yang berlaku secara umum dalam Kantor Jasa Penilai Publik.

Pemanfaatan Teknologi dalam Penilaian

Dalam pertengahan webinar, Ibu Anisa menjelaskan bahwa adanya kemajuan teknologi semakin mendukung profesi penilai. Terdapat beberapa keuntungan yang dibawa oleh kemajuan teknologi terhadap profesi penilai, seperti:

  1. Mudah memperoleh informasi.
  2. Memudahkan komunikasi.
  3. Memudahkan pekerjaan lapangan.
  4. Mempermudah proses pengolahan data dengan aplikasi.

Selain mendapatkan materi, para peserta web seminar juga mendapat e-sertifikat dan voucher tes kepribadian gratis. Tidak hanya sampai disini, web seminar eCampuz terus berlanjut hingga puluhan series. 

Bagi Sobat eCampuz yang ketinggalan webinar series ini, Anda dapat menonton siaran ulang di kanal YouTube eCampuz Official. Untuk informasi lebih lanjut terkait webinar series lainnya, Anda dapat memantau akun instagram @ecampuzofficial.

Simak Videonya : Peluang dan Tantangan Profesi Penilai di Indonesia