Mengangkat topik mengenai profesi hacker, eCampuz mengadakan kegiatan webinar bertajuk “Profesi Hacker Kerah Putih dan Tantangannya” dalam menanggapi stigma negatif di masyarakat dan menjelaskan lebih detail mengenai tugas utama seorang hacker di bidang IT (Ilmu Teknologi).

Pembahasan Utama Profesi Hacker

Dalam kegiatan ini, beberapa fakta mengenai profesi hacker diperlihatkan kepada peserta berdasarkan headline berita online dan survey penelitian, mulai dari melakukan peretasan (hack) sebuah situs online, pembobolan ATM, mengakses media sosial orang lain hingga menggeser satelit di luar angkasa.

Pada dasarnya, hacker merupakan sebuah profesi ketika seseorang mempunyai job desk untuk melakukan modifikasi (modify) atau menulis program di komputer dengan cara yang lebih cerdik. Selain itu, tugas seorang hacker adalah meningkatkan cyber security (keamanan komputer).

Dijelaskan pada webinar kali ini bahwa seorang hacker terbagi menjadi dua jenis, yakni white hat hacker dan black hat hacker. Perbedaan yang paling signifikan adalah bahwa seorang black hat melakukan hacking untuk tujuan kejahatan, sedangkan white hat menerapkan kegiatan hacking secara profesional.

Seorang white hat hacker menjadikan IT Security Hacking sebagai profesi sah dan sesuai aturan yang berlaku. Keberadaan white hat hacker sangat dibutuhkan karena dipengaruhi beberapa faktor, misalnya saja seperti kebutuhan manusia akan perangkat bantu, globalisasi, jaman IoT dan AI, hingga daring-isasi.

Terdapat contoh kasus yang membutuhkan white hat hacker, seperti kasus  konversi ke digital (dompet digital), pelanggaran keamanan IT (data breach toko-toko online), serta ancaman-ancaman lainnya (banyak tutorial hacking, kebutuhan sabotase untuk bisnis, dan komunitas underground grey hat)

Penjabaran Spesifik Profesi White Hat Hacker

Pembahasan semakin mengerucut mengenai penjabatan spesifik mengenai profesi sebagai white hat hacker, di antaranya adalah sebagai IT security consultant, IT security analysis, DevSecOps, red team (Penteser dan Blue Hunter), dan blue team (system engineer, devops, dan threat hunter).

Untuk menjadi seorang white hat hacker, hal utama yang harus diterapkan adalah kemauan untuk terus belajar, mengambil sertifikasi ethical hacker, mengikuti komunitas, terjun langsung dalam kegiatan cyber security, dan mengikuti akademi terbaik terkait IT.

Terdapat rekomendasi tempat untuk belajar menjadi white hat hacker. Dari Red Team, situs yang dapat dikunjungi adalah seperti Hack The Box, Try Hack Me, dan Cybrary. Rekomendasi dari Blue Team juga tidak kalah seru, misalnya saja Hardening Server, Security Monitoring, dan Security of Operation Center.

Indonesia juga mempunyai rekomendasi bug hunting site seperti Redstrom.io dan Cyber Army. Jadi, sebenarnya, banyak sekali platform yang dapat dijadikan sebagai bahan pembelajaran supaya pemahaman menjadi seorang white hat hacker semakin mendalam dan terarah.

Pembahasan webinar pada kesempatan kali ini memang sangat menarik untuk diketahui, khususnya mengenai profesi hacker yang ternyata mempunyai peran besar dalam dunia IT dengan cara yang positif. Ikuti terus informasi terkini dari eCampuz terkait kegiatan webinar selanjutnya! 

Simak Videonya : Profesi Hacker Kerah Putih dan Tantangannya