Sistem Informasi Aset

Sistem Informasi Aset

Sistem informasi untuk mengelola aset perguruan tinggi dengan pengkodean (kodefikasi) aset dan format pelaporan yang dapat dihasilkan dirancang dengan standar Permendagri 17 Tahun 2007 (untuk barang dan aset negara), sehingga akan menjadi solusi yang tepat bagi banyak institusi yang menggunakan standar ini. Terdapat juga modul portal untuk melakukan pemesanan penggunaan ruang dan aset.

Benefit Aplikasi

Sistem Informasi Aset 1

Sistem Informasi Aset 2

Pengelolaan Aset Multisite Dan Multiunit

eAset sudah mendukung pengelolaan aset oleh unit kerja terkecil, dimana aset tersebar di setiap unit kerja dan berada di tempat-tempat berbeda. Hal ini akan memudahkan bagian pengelola aset untuk mendapatkan laporan kondisi aset di masing-masing unit kerja dan masing-masing tempat tanpa harus melakukan inspeksi satu persatu.

Sistem Informasi Aset 3

Peningkatan Layanan Penyediaan Sarana Prasanara

eAset memiliki fitur laporan aset yang mampu menginformasikan jumlah aset keseluruhan suatu kampus beserta dengan kondisinya. Laporan ini bisa menjadi data dukung untuk melakukan pengusulan pengadaan baru atau melakukan pemeliharaan aset untuk tetap memberikan layanan penyediaan sarana prasana yang layak.

Sistem Informasi Aset 2

Sumber Penerimaan Non Mahasiswa

Pengelolaan dan penggunaan aset yang dimiliki kampus dengan menggunakan eAset juga dapat mendatangkan sumber penerimaan selain dari mahasiswa. eAset Memiliki fitur untuk melakukan peminjaman ruang atau peminjaman aset yang bisa dilakukan oleh civitas kampus maupun publik.

Sistem Informasi Aset 2

Efektif dan Efisien

Pengelolaan aset perguruan tinggi dapat dilakukan secara cepat dan tepat. Manajemen dapat dengan mudah mengelola aset yang dimiliki sehingga dapat merencanakan kebutuhan aset di masa mendatang. Kekeliruan dalam pengelolaan dan perencanaan kebutuhan aset juga dapat diminimalisir dengan mudah.

Sistem Informasi Aset 2

Barcode Generator

Identifikasi suatu aset menjadi hal penting dalam pengelolaan data aset. Hal tersebut bisa berupa informasi detail dari aset yang dimiliki kampus. eAset memiliki fasilitas yang mampu menghasilkan barcode secara otomatis yang dapat ditempelkan pada setiap aset yang dimiliki. Barcode ini dapat membantu pengelola aset untuk mengetahui informasi detail suatu aset, mulai dari informasi tahun perolehan hingga unit kerja penanggung jawab aset tersebut.

Sistem Informasi Aset 3

Kodefikasi Aset

Pengkodean (kodefikasi) aset sangat diperlukan karena kodefikasi aset mampu merepresentasikan sebuah aset masuk kelompok apa saja. Dengan kode aset juga, urutan laporan aset akan sesuai dengan kelompoknya masing-masing. Pengelompokan aset ini juga akan memudahkan dalam proses penyusutan aset yang biasanya dilakukan per kelompok aset. Bagi perguruan tinggi negeri, kodefikasi aset yang ada di easet sudah menggunakan standar BAKUN (Bidang Akuntansi dan Keuangan Negara) yang sudah bersesuaian dengan data pada SIMAKBMN.

Sistem Informasi Aset 3

Inventory berbasis FIFO

eAset menggunakan sistem First in First Out dalam pengelolaan inventori, dimana barang yang masuk lebih dulu akan digunakan terlebih dahulu, sehingga mampu meminimalkan kerusakan inventori dalam gudang, dan laporan yang disajikan pun tepat sesuai fisiknya.

Fitur Aplikasi

Sistem Informasi Aset 1

Sistem Informasi Aset
Sistem Informasi Aset

Modul Peminjaman dan Penggunaan Aset

Modul Pengelolaan Persediaan Aset

Modul Invetaris Aset

Modul Utilisasi Aset

Modul Pemeliharaan Aset

Modul Booking & Transaksi Online

Modul Laporan & Mutasi Aset

Tampilan Aplikasi

Sistem Informasi Aset 10

Nikmati Kemudahan Pengelolaan Kampus Dengan Sistem Informasi Aset Sekarang!